Pasar Judi Bola Sejarah Sepak Bola Iran Sama Dengan Sejarah Iran Modern

Category: Berita BolaBerita Sepak Bola

Pasar Judi Bola Sejarah Sepak Bola Iran Sama Dengan Sejarah Iran ModernPasar Judi Bola – Sejarah Iran modern bisa digambarkan sebagai sejarah sepak bola Iran. Bermula setelah Perang Dunia I dengan Syah Reza Agung, Raja Segala Raja, Bayang-Bayang Sang Kuasa, Wakil Allah dan Pusat Semesta, pendiri dinasti Pahlevi. Reza Khan, orang yang nantinya menjadi Syah Reza pada usia 47 tahun, tidaklah lahir di istana. Ia adalah serdadu udik separuh buta huruf yang melambung namanya karena memimpin segerombolan orang Cossack hasil latihan Rusia. Tapi di mata Inggris yang menguras kolam-kolam minyak Iran dan mencoba memerintah negeri itu secara diam-diam, Reza Khan adalah pion yang sempurna­­-seseorang yang tak punya ambisi politik dan terbiasa untuk menerima perintah.

Tahun 1921, Jenderal Sir Edmund Ironside yang berdinas di Teheran dengan rendah hati menyarankan tidakkah Reza ingin merebut kekuasaan. Pemerintahan lama telah menjadi terlampau nasionalis dan tidak bisa diandalkan menurut selera Ironside. Akhirnya, dengan restu dan bantuan dari Inggris, kudeta Reza hanyalah sebagai fait accompli belaka. Empat tahun kemudian Reza menerima ganjaran puncak atas kerjasamanya. Ia kirim monarki tua itu berkemas ke Eropa dan Reza pun memperoleh gelarnya yang panjang serta hak-hak istimewa istana. Tapi sebagaimana dibuktkan oleh Inggris, Reza ternyata bukan seperti pion yang diduga sebelumnya. Ia memakai militer sebagai alat untuk menata ulang masyarakat Parsi seturut citra masyarakat Prusia, sebuah bangsa modern untuk menandingi Eropa. Untuk membuat sebuah bangsa yang modern, Reza ingin menciptakan orang Iran modern yang mengerti nilai-nilai kebersihan, persaingan yang jantan, serta kerjasama Pasar Judi Bola .

Syah Reza Pahlevi kemudian menjadi penyokong sejati pendidikan jasmani. Dia mengagumi senam Jerman makanya kemudian itu diwajibkan dalam kurikulum sekolah. Sepak bola tidak ketinggalan dengan segera menjadi olah raga yang paling disukai dan dipilih oleh rezim ini. Syag Reza memerintahkan pertandingan sepak bola antar angkatan bersenjata. Seorang sejarawan bernama Houchang Chehabi menuliskan, “Pada medio 1920-an,sepak bola telah menjadi lambang modernisasi Iran, dan olah raga ini pun dengan cepat disokong oleh eselon tertinggi kenegaraan.”

Maka, sama seperti Syah Reza sendiri, di Iran, sepak bola memperoleh dukungan awalnya dari Inggris. Kaum elit Iran mempelajari olah raga ini di sekolah-sekolah zending yang dikelola oleh warga asing. Dan penduduk Iran mempelajari sepak bola dengan berdiri di garis pinggir mengamati pegwai-pegawai Anglo-Persian Oil, sebuah perusahaan minyak kerja sama Iran dengan Inggris, bertanding. Sepak bola di Iran kemudian mengalami booming pada tahun 70-an dengan terbentuknya persaingan antar klub. Pemain bola juga mulai menjadi ikon nasional. Iran merupakan salah satu negara di Asia yang mensuplai pemain walau hanya 1-2 pemain namun bangganya bukan main sebagai sesama orang Asia. Sampai kini Iran kemudian menjadi salah satu tim yang disegani dan diperhitungkan dari kawasan Asia Pasar Judi Bola .

Ditulis oleh Seputar Dunia Bola Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Apabila anda hendak mengutip, baik itu seluruh atau sebagian dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://seputarduniabola.com/pasar-judi-bola-sejarah-sepak-bola-iran-sama-dengan-sejarah-iran-modern/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.