Newcastle Yang Sulit Percaya Pada Pemain Akademi Sendiri

Category: Berita BolaBerita OlahragaBerita Sepak Bola

Newcastle Yang Sulit Percaya Pada Pemain Akademi Sendiri – Meski Newcastle United sedang mengalami serangkaian pertandingan buruk dan juga menampilkan performa yang tak enak dilihat, ada beberapa sisi positif yang selalu bisa diambil dari penampilan mereka.

Mungkin anda sudah pernah mendengar penjelasan mengapa mereka bisa tampil sampai seburuk itu, tentu saja, kebanyakan fans lokal the magpies akan menganggap penampilan buruk terjadi karena kurangnya kesempatan yang didapatkan oleh pemain binaan akademi klub. Warga Geordies yang merupakan penduduk lokal Newcastle kesulitan bersaing mendapatkan kesempatan bermain di tim utama.

Sejauh musim ini berjalan hanya delapan pemain asal Britania Raya yang pernah tampil dari 28 pemain berbeda yang pernah dipercaya Pardew untuk memakai jersey hitam putih Newcastle. Dan mayoritas pemain asal Britania Raya hanya mendapatkan kesempatan tampil dalam jangka waktu yang sedikit.

Mantan kapten Newcastle United Rob Lee tampaknya juga sependapat dengan pernyataan tersebut.

Mari kita bernostalgia sejenak, mundur ke era lebih dari satu dekade yang lalu, dua dekade lebih tepatnya. Saat kita mengenal tim yang saat itu masih ditangani oleh Kevin Keegan dan betapa banyak pemain dari akademi klub yang mampu tampil di pertandingan resmi premier league.

Pemain binaan klub di Newcastle lebih dari 20 tahun tersebut termasuk nama Steve Howeym yang akhirnya dipercaya menjadi pemain timnas Inggris dan membuat hampir 200 pertandingan bersama Newcasctle dalam 10 tahun karirnya di Tyneside.

Ada juga pemain diposisi lain seperti bek kanan Steve Watson, pemain yang dapat berintegrasi pada tim dan akhirnya diberi label the entertainer, gelandang serang Lee Clark juga menikmati karirnya dalam jangka waktu yang lumayan disana, sementara winger Alan Thomson meraih kesuksesan besar bersama Celtic setelah dilepas oleh Newcastle dan juga pemain yang dapat diandalkan dalam diri Robbie Elliot.

Di pertengahan tahun 90an the toon membawa Aaron Hughes sebagai kapten bagi negaranya dalam beberapa pertandingan. Dia juga bisa menjadi pemain utama dijantung pertahanan Fulham.

Bandingkan para pemain yang disebutkan tadi dengan skuad mereka saat ini, lihat jumlah pemain akademi yang ada disana, perbedaannya terlalu jauh.

Hanya Paul Dummet, Steven Taylor, dan Ameobi bersaudara, yang bisa menjadi pemain kunci bagi tim Newcastle United – mereka juga tak dapat menyamai kredibilitas dan sukses para pendahulu.

Andy Carroll tiba dari sana dan pergi, tapi kontribusi terbesarnya bagi klub hanyalah harga mahal sebesar 35 juta pounds yang dibayarkan Liverpool atas namanya. Harga tersebut sangat tepat dan Newcastle sangat beruntung bila melihat nasib dan kemampuan Carroll sekarang.

Saat ini, the magpies tak dapat mendekti mimpi dari mantan pemilik klub Freddie Sheperd yang memiliki impian membangun skuad penuh dengan geordies, atau bahkan memproduksi pemain berkualitas dari akademi mereka, yang dapat membuat jalan lolos ke tim utama.