Gerardo Martino Puas Walaupun Imbang

Category: Berita BolaBerita OlahragaBerita Sepak Bola

 

Gerardo Martino Puas Walaupun Imbang – Pelatih Barcelona Gerardo Martino mengaku sangat puas bisa menahan imbang tanpa gol Atletico Madrid di Vicente Calderon. Walaupun perolehan angka dengan rival terdekatnya, Real Madrid kini tinggal tiga angka saja usai menaklukkan Espanyol.

Sedangkan Martino menghimbau kepada anak-anak asuhannya untuk bergegas tancap gas dan kemudian mempertahankan gelar La Liga pada musim ini, meski tidak ada yang mengingat predikat sebagai ‘juara musim dingin’.

Namun demikian pelatih berusia 51 tahun itu mengakui kalau perlawanan Atletico Madrid di pertandingan tersebut benar-benar luar biasa dan mereka bahkan sempat menguasai jalannya pertandingan di paruh pertama, sebelum tim tamu mengendalikan penguasaan bola di sepanjang laga.

Mantan pelatih tim nasional Paraguay itu menyadari kalau Atletico juga tidak akan menyerah dan bakal melakukan hal yang sama dengan Barcelona untuk terus menancapkan persaingan dalam upaya mereka memperebutkan gelar La Liga di musim ini, usai menunjukkan keperkasaannya dari segi pertahanan tim.

Tidak ada yang bisa memisahkan keduanya, baik Barcelona maupun Atletico Madrid selepas pertandingan tersebut, apalagi ketidakmampuan tim Catalan itu untuk mencetak gol dan demikian juga dengan kubu Atletico, sehingga membuat Barcelona tetap menyandang predikat teratas dan hanya dipisahkan dari produktifitas gol.

Bagi Martino persaingan ketat di kompetisi La Liga ini merupakan yang pertama kali dalam karir kepelatihannya setelah menghabiskan waktu lebih banyak di ajang internasional dan karena itu hasil satu angka saja begitu penting dalam dunia suatu kompetisi ketat.

Hal itu diakui oleh Martino dan ia sangat senang pencapaian itu dilakukan terhadap rival terdekatnya dan berupaya menghindari hasil buruk dalam sisa pertandingan di musim ini.

“Hasil imbang ini sudah cukup memuaskan bagi kedua belah pihak, apalagi kami harus bertandang ke markas sesama pimpinan klasemen. Kami ingin menorehkan tiga angka, tetapi saya tidak dapat menegur pemain-pemain yang berada di atas lapangan dan hasil ini sudah cukup,” tegas Martino.

“Juara di musim dingin? Itu tidak berarti apa-apa, dan tidak ada orang yang mengetahui arti dan makna dari juara di musim dingin, karena saya lebih fokus untuk menjadi juara di musim panas.

“Saya yakin hingga musim panas mendatang Atletico akan menjadi lawan terbaik bagi hingga menit-menit akhir.”

Alasan Martino untuk tidak menurunkan Lionel Messi dan Neymar da Silva sejak awal pertandingan dan hanya duduk di bangku cadangan, karena kedua pilar andalannya itu tidak terlalu siap untuk tampil langsung melawan Atletico Madrid.

“Messi dan Neymar tidak siap untuk langsung bersaing ketat pada pertandingan itu, oleh karena itu saya memilih untuk mencadangkan keduanya. Leo saya turunkan lebih awal setelah Andres Iniesta mengalami sedikit gangguan,” lanjut sang pelatih.

“Messi tidak turun dari awal? Ia sudah bermain cukup prima di separuh permainan saat melawan Getafe pada Rabu lalu, namun kami juga tidak ingin melupakan, kalau ia baru saja absen selama 60 hari.”

Sementara itu gelandang Barcelona, Xavi Hernandez, mengemukakan kalau penampilan Atletico Madrid benar-benar merepotkan bagi mereka.

“Pertandingan berjalan seimbang, dan juga penuh dengan intensitas, Atletico merupakan sebuah klub yang sangat baik,” tegas Xavi Hernandez.