AC Milan Akhiri Kekeringan Kemenangan

Category: Berita BolaBerita Sepak Bola

AC Milan Akhiri Kekeringan Kemenangan

AC Milan Akhiri Kekeringan Kemenangan – AC Milan mengakhiri tujuh pertandingan tanpa kemenangan setelah secara meyakinkan berhasil mengatasi perlawanan juara Skotlandia, Celtic, semalam pada helatan Liga Champions Eropa. Kemenangan ini semakin meyakinkan karena terjadi di kota Glasgow, kandang The Bhoys, Stadion Celtic Park. Kaka dan Balotelli menjadi aktor penting dalam kemenangan meyakinkan ini. Milan juga menunjukkan bahwa mentalitas Liga Champions mereka masih ada. Milan memang dikenal sebagai tim yang berbeda jika berlaga di Liga Champions dibandingkan laga mereka di Liga Italia. Kekalahan Celtic juga didasari permainan buruk yang dipertunjukkan oleh anak-anak asuhan Neil Lennon. Sementara kemenangan ini memberikan harapan untuk Milan bahwa mereka masih bisa mencapai babak selanjutnya.

Massimiliano Allegri untuk starting line-up menurunkan: Abbiati; Abate, Zapata, Bonera, Poli; De Jong, Emanuelson, Montolivo, Birsa, Kaka; Balotelli. Sedangkan, Neil Lennon mempercayakan posisi inti pada Forster; Lustig, Izaguirre, Mulgrew, van Dijk, Ambrose, Boerrigter, Kayal, Forrest; Samaras, Commons. Baru tiga menit pertandingan berjalan Super Mario sudah berhasil membahayakan gawang Forster. Sayang, bola melintir hanya beberapa senti dari sasaran. Permainan kemudian berlangsung semakin cepat. Hingga akhirnya sepuluh menit usai peluang Balo tersebut, Kaka berhasil benar-benar menjebol gawang yang dijaga Fraser Forster lewat sundulan usai menerima umpan sepak pojok dari Valter Birsa. Tim tamu berhasil memimpin lebih dulu. Babak pertama berakhir dengan skor Celtic 0-1 Milan.

Empat menit babak kedua berjalan Milan semakin menggandakan kedudukan. Adalah Cristian Zapata kali ini yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua ini seolah memupus harapan Celtic dan tentu saja membuat mimpi mereka untuk melanjutkan perjalanan di Liga Champions harus berakhir malam tadi. Tapi, sepertinya pelatih Neil Lennon masih ingin membuktikan bahwa ketinggalan dua gol pun masih bisa disamakan. Suasana di Parkhead menunjukkan sebaliknya. Para pendukung Celtic yang biasanya fanatik dan terus bernyanyi sepanjang pertandingan kali ini sudah diam membisu. Apalagi melihat kinerja para pemain Celtic yang sepertinya tampil di bawah form.

Milan boleh dikatakan tidak terlalu bekerja keras untuk menghasilkan dua gol tersebut. Lihat saja barisan pertahanan Celtic mudah ditembus dan berkali-kali sepak pojok di depan gawang Celtic sebenarnya menunjukkan bagaimana keroposnya lini tengah sampai pertahanan Celtic. Lini depan Celtic tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak ada aliran bola yang sampai ke depan. Celtic seperti bermain layaknya anak sekolah dasar yang tidak tahu harus mengoper bola ke mana. Akibatnya adalah Mario Balotelli melengkapi hukuman untuk Celtic pada menit ke-60. Memang masih ada setengah jam lagi pertandingan akan berakhir tetapi dengan mentalitas diam seperti itu, apa yang diharapkan dari Celtic. Bahkan Milan sebenarnya berpeluang menambah gol andai saja mereka lebih tenang. Akhirnya pertandingan berakhir dengan skor Celtic 0-3 Milan.